Cara Mencari Produk Untuk Dijual Online Agar Barang Cepat Laku

Cara Menemukan Produk Untuk Dijual Online

Cara Mencari Produk Untuk Dijual – Dalam konsep bisnis erat kaitannya dengan proses penjualan, sedangkan proses penjualan sendiri membutuhkan sebuah produk.

Banyak dari kita pada saat memulai bisnis atau usaha fokus kepada produknya dulu.

Tidak ada salahnya untuk fokus kepada produk, namun yang lebih tepat tidak seperti itu.

Motif kebanyakan orang dalam berjualan adalah agar produk harus laku terjual, hal tersebut tidak salah dan lumrah dalam berjualan.

Tapi terkadang dari kita terlena karena saking fokusnya pada produk sehingga lupa terhadap siapa produk itu dibutuhkan atau diinginkan.

Oleh karena itu faktor penting agar produk laku terjual adalah memahami kebutuhan atau keinginan pasar, sebelum melakukan penjualan produk.

Berikut kami sajikan beberapa tips mencari produk untuk dijual online, barang yang mudah dijual.

Carilah Produk yang Pain Reliever atau Problem Solving

Pain reliever dan problem solving adalah dua hal yang berbeda maknanya, namun sama esensinya.

Dua hal tersebut sama-sama memiliki makna “apa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh seseorang”.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pain reliever adalah pengurangan penderitaan, sedangkan problem solving adalah menyelesaikan masalah.

Pengurangan penderitaan bukan berkonotasi kejam, namun cenderung pada masalah yang dihadapi oleh seseorang.

Sebagai contoh orang yang mengalami jerawat, ketakutan orang yang mengalami jerawat di wajah adalah bekas jerawat yang tak kunjung hilang.

Ketakutan terhadap bekas jerawat di wajah inilah yang menjadi masalah orang tersebut, sehingga orang tersebut termotivasi melakukan cara untuk menghilangkan bekas jerawat di wajah.

Sama halnya dengan problem solving yaitu menyelesaikan masalah, terhadap kasus orang yang punya jerawat adalah membantu orang tersebut untuk menghilangkan bekas jerawat.

Bantuannya bisa berupa produk yang dapat menghilangkan bekas jerawat, inilah yang dinamakan produk dalam kategori problem solving.

Dari contoh sederhana di atas, dapat disimpulkan bahwa untuk mengetahui produk yang mudah dijual ada 2 jenis yaitu ketakutan dan kebutuhan.

2 jenis itu menghasilkan keinginan, yaitu dorongan keinginan untuk membeli produk.

Sebenarnya banyak sekali peluang bisnis dalam kehidupan kita sehari-hari, asal kita peka terhadap masalah yang dihadapi oleh orang-orang.

Contoh yang sudah dijelaskan di atas merupakan produk yang berasal dari ketakutan dan menjadi kebutuhan, lantas bagaimana dengan masalah yang murni dari kebutuhan?

Sebenarnya antara ketakutan dan kebutuhan merupakan tabiat yang terdapat dalam diri manusia, karena pada hakikatnya manusia ingin merasa aman dan menghindari ketakutan atau penderitaan.

Sehubungan dengan produk yang murni dari kebutuhan, biasanya produk-produk yang berasal dari jenis problem solving.

Artinya, orang mengalami masalah kemudian membutuhkan solusi atas permasalahannya.

Sebagai contoh, pebisnis online yang bermasalah pada omset penjualannya.

Untuk meningkatkan omset penjualannya, solusinya tentu memperbaiki strategi marketing.

Dengan melihat trend pasar saat ini, maka strategi marketing harus menyesuaikan keadaan pasar yang berkembang saat ini.

Seperti pada masa pandemi saat ini, banyak dari para pebisnis mulai pindah dari offline ke online.

Saat ini eranya informasi, apapun yang berkaitan dengan kegiatan marketing tidak bisa lepas dengan informasi.

Informasi berupa pengetahuan produk, manfaat dan sebagainya.

Adapun media yang paling banyak digunakan untuk mencari informasi adalah layanan pencari Google.

Kebanyakan orang sebelum memutuskan untuk membeli produk, rata-rata mencari informasi terlebih dahulu lewat mesin pencari Google.

Dengan demikian, solusi untuk meningkatkan omset penjualan bagi para pebisnis adalah dengan membangun beberapa media yang sedang banyak digunakan orang-orang.

Salah satu medianya adalah dengan memiliki website, agar banyak orang yang tahu produk yang dijual.

Karena semakin banyak orang mengetahui informasi produk, maka tingkat closing rate semakin tinggi.

Adapun produk-produk dari jenis kebutuhan untuk kasus ini adalah Dewaweb dan Niagahoster.

Dewaweb dan Niagahoster merupakan perusahaan yang menyediakan layanan website dan hosting terbaik di Indonesia.

Kualitas layanan yang disediakan sangat memudahkan para pebisnis untuk menjangkau lebih banyak orang sehingga mampu meningkatkan omset penjualan.

Bisa dibayangkan jika Anda sebagai pebisnis mempunyai website untuk bisnis Anda sendiri, kemudian banyak orang yang mencari informasi di Google yang kebetulan masuk website Anda.

Anda bisa menyediakan informasi-informasi produk Anda sekaligus berjualan di website Anda, maka tidak perlu repot-repot lagi untuk menjelaskan informasi produk kepada calon pembeli.

Perusahaan Google juga menyediakan layanan iklan, tujuannya agar website bisnis Anda dapat menjangkau lebih banyak orang.

Layanan iklan Google dapat digunakan melalui Google Adword, yang dapat mengiklankan website bisnis kepada semua platform media sosial.

Sebagai pebisnis tentu memahami pola ini, jika ingin meningkatkan omset penjualan maka harus ada harga yang dibayar yaitu dengan investasi iklan.

Perlu menjadi catatan yang harus dipahami adalah terkait alur bisnis, seperti Business to Business dan Business to Customers.

Kedua alur bisnis tersebut sama-sama memiliki pain reliever dan problem solving.

Dengan memahami pain reliever dan problem solving, sekaligus memahami alur bisnis maka akan sangat mudah untuk menemukan produk yang mudah dijual.

Audiens di Niche Sangat Passionate

Audiens artinya orang-orang yang akan membeli produk, sedangkan niche adalah tempat berkumpulnya orang-orang.

Niche merupakan kategori berupa minat, hobi dan sejenisnya.

Di dalam niche terdapat audiens, sehingga membentuk suatu kelompok yang berkumpul pada ketertarikan yang sama.

Sebagai contoh niche kesehatan, jika dikecilkan lagi disebut sebagai micro niche.

Micro niche dari niche kesehatan bisa berupa diet, fitness, joging dan lain sebagainya.

Dalam kasus ini bisa diambil satu contoh micro niche diet.

Orang-orang diet pastinya ingin menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tubuh tetap ideal.

Masalah dari orang yang ingin diet adalah terkait menjaga pola makan.

Adapun untuk mengatasi masalah orang yang ingin diet adalah dengan menjual produk suplemen diet untuk menjaga pola makan.

Sehingga terciptanya produk suplemen untuk diet sehat alami.

Ini salah satu contoh produk yang mudah dijual, karena terdapat kecocokan antara produk dengan market.

Niche market adalah pasar berkumpulnya orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama, masalah yang sama dan kebutuhan yang sama.

Oleh karena itu agar mudah menjual produk, diawali dengan menentukan niche market terlebih dahulu.

Jadi pada intinya jika kita hendak menjual produk, kita tidak bisa menjual produk kepada banyak orang.

Karena produk tertentu berlaku pada orang-orang tertentu, dengan masalah dan kebutuhan tertentu.

Materi ini bisa Anda jumpai dalam course List Building Mastery yang diajarkan oleh Denny Santoso seorang pakar digital marketing terkemuka di Indonesia.

Sulit Ditemukan di Minimarket/Supermarket

Pada poin ini erat hubungannya dengan poin sebelumnya yang terkait produk dengan niche market.

Jika kita menjual produk yang mudah ditemukan di minimarket/supermarket, maka orang yang kita juali tidak akan merasa butuh karena memang produk tersebut sudah beredar di pasaran.

Contoh produk yang sudah beredar di pasaran adalah kebutuhan pokok seperti susu, roti, minuman, dan lain sebagainya.

Produk yang sulit ditemukan di pasaran adalah produk yang memang dibutuhkan oleh niche market tertentu.

Seperti produk course List Building Mastery yang dibutuhkan oleh pebisnis online, baik pemula maupun berpengalaman.

Memang di luar sana banyak lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta yang menyediakan bimbingan belajar, namun tidak spesifik ditujukan kepada niche tertentu.

Course List Building Mastery menjadi kebutuhan karena pebisnis ingin belajar digital marketing yang siap praktek, sehingga ini yang membedakan dengan bimbingan belajar yang lain.

Bisa dikatakan List Building Mastery ini belajar langsung kepada orang yang berpengalaman di bidangnya, sehingga dapat langsung dipraktekkan untuk perkembangan bisnis.

Perlu diketahui bahwa produk memiliki 2 jenis, yaitu produk fisik dan produk digital.

Produk fisik rata-rata sudah beredar di pasaran, sehingga berpotensi mengalami perang harga.

Bukan berarti produk fisik susah dijual, ada juga produk fisik yang mudah dijual tentu harus memiliki unsur kebutuhan/keinginan.

Berbeda dengan produk digital, saat ini era teknologi informasi maraknya penjualan produk digital seperti e-course, software, hosting, ebook, video, audio dan lain sebagainya.

Produk digital cenderung pada kebutuhan/keinginan pasar, karena produk digital merupakan produk yang masuk dalam kategori problem solving.

Sebagai contoh lainnya, orang bermasalah terhadap cara berkomunikasi.

Anda bisa membuat video tutorial cara berkomunikasi yang baik, kemudian video Anda bisa dijual kepada orang-orang tersebut.

Untuk mudah dijual, terlebih dahulu Anda bisa membagikan video tutorial secara gratis.

Kemudian jika ada orang yang ingin secara intens belajar cara berkomunikasi, maka Anda bisa menjual video tutorial secara mendalam dan lengkap.

Sebenarnya banyak sekali peluang bisnis di kehidupan kita sehari-hari, kuncinya adalah kita mampu melihat peluang yang ada dan menjadi problem solving terhadap masalah orang lain.

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *